TOPOLOGI
JARINGAN : Pengertian, Macam Macam Topologi & Kelebihan Kekurangannya
Nama :
Muhamad Geriyansyah
Kelas :
12.4B.13
Nim : 12181737
Pertemuan 5 JARINGAN KOMPUTER
A.
Definisi Topologi Jaringan
Topologi jaringan
komputer merupakan suatu teknik untuk menghubungkan komputer yang satu dengan
komputer lainnya yang merangkai menjadi sebuah jaringan.
Topologi
jaringan sendiri adalah suatu cara / konsep yang digunakan
untuk menghubungkan dua komputer atau lebih, berdasarkan hubungan
geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link,
danstation.
Setiap
topologi jaringan komputer memiliki perbedaan:
1.
Berbeda dari segi kecepatan pengiriman data
2.
Biaya pembuatan
3.
Serta kemudahan dalam proses maintenance nya.
KLASIFIKASI
TOPOLOGI JARINGAN
1.
Physical Topology
Topologi yang menggambarkan
penempatan node jaringan dan koneksi fisik di antara jaringan komputer
2.
Logical Topology T
opologi yang menggambarkan jalur yang dilewati oleh sebuah
paket data disaat mereka melalui suatu jaringan dan diatur oleh protokol yang
digunakan oleh data tersebut
3. Signal Topology
Menggambarkan jalur yang
dilalui suatu sinyal disaat mereka melintasi jaringan.
B. Jenis Jenis Topologi Jaringan
1. Topologi
Ring
ini adalah metode
topologi jaringan yang banyak digunakan di perusahaan. Sesuai dengan namanya,
metode ini menghubungkan antarkomputer dengan cara membentuk rangkaian seperti
sebuah lingkaran.
Untuk membuat jaringan
berbentuk lingkaran tertutup seperti sebuah cincin, setiap komputer perlu
dihubungkan secara seri satu sama lain. Sistem topologi jaringan berbentuk ring
dibuat untuk bisa saling berinteraksi dalam keadaan dekat atau jauh.
Ciri khusus topologi ring adalah menggunakan kabel tipe UTP dan
Patch Cable membentuk jaringan menyerupai lingkaran sederhana yang terdiri dari
beberapa node disusun secara seri. Pergerakan data berjalan satu
arah sehingga tidak ada kemungkinan untuk bertabrakan.
Cara kerja topologi jaringan ring dijelaskan sebagai berikut.
- Setiap node
pada sentral memiliki penguat sinyal di kedua sisinya. Sehingga, setiap
perangkat saling bekerja sama untuk menguatkan sinyal. Alat bernama token
akan membantu saat proses penerimaan dan penerusan sinyal.
- Token juga
berfungsi sebagai pengantar data jika dibutuhkan oleh suatu node.
Berikut ini adalah kelebihan topologi jaringan berbentuk ring.
- Mudah untuk
dirancang.
- Untuk level
rangkaian sederhana, topologi ring termasuk lebih bagus daripada
pilihan lain seperti topologi jaringan bus.
- Mudah untuk
melakukan instalasi baru.
- Penggunaan kabel
yang hemat.
- Kecepatan aliran
data lebih tinggi.
- Tidak memiliki
risiko collision karena aliran data berjalan dengan satu arah.
Sedangkan berikut ini adalah kekurangan topologi jaringan berbentuk ring.
- Jika ada kerusakan
di satu sisi, keseluruhan sistem akan terganggu.
- Kecepatan aliran
data tergantung dari banyaknya jumlah node di dalam jaringan. Jadi,
tipe topologi ini tidak cocok digunakan untuk sistem yang memiliki banyak
jaringan.
- Sinyal semakin
lemah jika node yang dituju jaraknya cukup jauh.
- Proses untuk
menambah atau mengurangi perangkat jaringan memengaruhi keseluruhan
sistem.
2. Topologi Bus
Topologi ini adalah
topologi yang pertama kali digunakan untuk menghubungkan komputer. dalam
topologi ini masing-masing komputer aka terhububng ke satu kabel
panjang dengan beberapa terminal, dan pada akhir dari kable harus di
akhiri dengan satu terminator.
Karakteristik
Topologi BUS:
- Node – node dihubungkan secara
serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan
terminator.
- Sangat sederhana dalam
instalasi.
- Sangat ekonomis dalam biaya.
- Paket-paket data saling
bersimpangan pada suatu kabel.
- Tidak diperlukan hub, yang banyak
diperlukanadalah Tconnector pada setiap ethernet card.
- Problem yang sering terjadi
adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan dapat down,
sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
Kelebihan
Topologi BUS
- Tidak memerlukan sumber daya
kabel yang banyak
- Biayanya juga lebih murah
dibanding dengan topologi lainnya
- tidak terlalu rumit jika kita
ingin menambah jangkauan jaringan
- Sangat sederhana
Kekurangan Topologi BUS
- Tidak cocok untuk Trafic(lalu
lintas) jaringan yang padat.
- Setiap barrel connector yang
digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan,
dan kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar.
- Sangat sulit untuk melakukan
troubleshoot pada bus.
- Lebih lambat dibandingkan
dengan topologi yang lain.
3. Topologi Star
Topologi jaringan
berbentuk star atau bintang adalah jaringan dari beberapa komputer
yang memiliki koneksi dengan node yang berada di jaringan pusat. Jadi,
masing-masing perangkat memiliki koneksi dengan node yang berada di
tengah sistem jaringan.

Ciri-ciri topologi jaringan
star adalah
setiap
node terkoneksi langsung dengan server pusat, aliran data
mengalir dari
node kemudian ke server pusat lalu diarahkan ke
node
yang dituju. Jika ada kerusakan pada salah satu
node, keseluruhan
jaringan akan tetap baik-baik saja.
Berikut ini adalah kelebihan sistem topologi jaringan star.
- Mudah untuk
dirancang.
- Memiliki
fleksibilitas yang tinggi karena proses penambahan atau pengurangan
jaringan komputer tidak akan mengganggu arus informasi.
- Lebih mudah untuk
menemukan sumber permasalahan jika terdapat gangguan di salah satu node.
Sedangkan, berikut ini adalah kekurangan sistem topologi jaringan star.
- Perangkat pusat
menjadi penentu utama keberlangsungan seluruh sistem. Sehingga, kerusakan
jaringan pusat akan menyebabkan keseluruhan sistem komunikasi menjadi
terhambat.
2. Biaya yang dikeluarkan untuk
membangun jaringan instalasi jenis ini cukup tinggi karena membutuhkan banyak kabel.
Setiap satu jaringan komputer dihubungkan langsung menuju server pusat dan
membutuhkan server dengan performa tinggi
4. Topologi Mesh
Topologi mesh adalah topologi gabungan dari
topologi Ring dan Star yang sudah saya jelaskan diatas. Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar
perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat
lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap
perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated
links).
Karakteristik
Topologi Mesh :
- Topologi mesh memiliki hubungan
yang berlebihan antara peralatan-peralatan yang ada.
- Susunannya pada setiap
peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain.
- Jika jumlah peralatan yang
terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit sekali untuk
dikendalikan dibandingkan hanya sedikit peralatan saja yang terhubung.
Kelebihan
Topologi Mesh :
- Keuntungan utama dari
penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.
- Terjaminnya kapasitas channel
komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.
- Relatif lebih mudah untuk
dilakukan troubleshoot.
Kekurangan
Topologi Mesh :
- Sulitnya pada saat melakukan
instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan
peralatan-peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
- Biaya yang besar untuk
memelihara hubungan yang berlebih. 5. Topologi Tree

Topologi jaringan komputer Tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star
yang dihubungan dengan topologi bus, jadi setiap topologi star akan terhubung
ke topologi star lainnya menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi ini
terdapat beberapa tingkatan jaringan, dan jaringan yang berada pada tingkat
yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada tingkat yang lebih
rendah.
·
Kelebihan topologi tree adalah mudah menemukan suatu kesalahan dan juga
mudah melakukan perubahan jaringan jika diperlukan.
·
Kekurangan nya yaitu
menggunakan banyak kabel, sering terjadi tabrakan dan lambat, jika terjadi
kesalahan pada jaringan tingkat tinggi, maka jaringan tingkat rendah akan
terganggu juga
6.
Topologi Extended Star
merupakan
perkembangan lanjutan dari topologi star dimana karakteristiknya tidak jauh
berbeda dengan topologi star yaitu
- Setiap node berkomunikasi
langsung dengan sub node, Sedangkan sub node berkomunikasi dengan node
pusat. traffic data mengalir dari node ke sub node lalu diteruskan ke central
node dan kembali lagi. lalu lintas data mengalir dari node ke sub node
pusat lalu diteruskan ke node dan kembali lagi.
- Digunakan pada jaringan
yang besar dan membutuhkan penghubung yang banyak atau melebihi dari
kapasitas maksimal penghubung.
Keunggulan:
- Jika satu kabel sub node
terputus maka sub node yang lainnya tidak terganggu, tetapi apabila
central node terputus maka semua node disetiap sub node akan terputus
Kelemahan:
- Tidak dapat Digunakan kabel
yang “kelas rendah” karena hanya menghandel satu traffic node, karena
untuk berkomunikasi antara satu node ke node lainnya membutuhkan beberapa
kali hops.