Nama : Muhamad Geriyansyah
Kelas : 12.4B.13
Nim : 12181737
Universitas
Bina Sarana Informatika
Resume
Perangkat Jaringan Repeater, Bridge, Network Interface Card ( NIC )
1. Repeater
1. Pengertian Repeater
Repeater
adalah alat jaringan komputer yang berfungsi memperluas jangkauan sinya WI-FI
yang belum tercover oleh sinyal yang berasal dari server agar bisa menangkap sinyal
WI-FI.
Repeater
juga dapat diartikan sebagai perangkat yang digunakan untuk menerima signal
data dan kemudian mengirimkan kembali signal data yang diterima dengan daya
yang lebih tinggi.
2.
Fungsi
Repeater
-
Untuk mengover daerah – daerah yang
sinyalnya lemah dari server ( pemancar)
-
Untuk memperjauh jangkauan sinyal dari
server ( pemancar )
-
Untuk mempermudah akses sinyal WI-FI
yang berasal dari Server.
3.
Cara
Kerja Repeater
Cara kerja Repeater pada dasarnya
adalah menerima data dan kemudian memancarkannya kembali, didalam perangkat ini
telah terdapat dua jenis komponent yang digunakan untuk menerima data dan
komponen yang satunya digunakan untuk mengirim data. Akan tetapi sebelum signal
data tadi dikirim frekuensi data akan dirubah terlebih dahulu oleh Repeater
sehingga frekuensinya menjadi lebih besar.
Sistem yang digunakan oleh Repeater
untuk meningkatkan frekuensi data ada dua macam yaitu sistem analog dan sistem
digital. Pada sistem analog, data yang dikirim oleh repeater memiliki kualitas
berbanding lurus dengan konsumsi daya listrik. Sedangkan pada sistem digital
data yang diterima akan akan diperbaiki kualitasnya sebelum data tersebut dikirim
kembali.
4. Kelebihan Dan Kekurangan
Kelebihan
-
Dapat Memperkuat sinyal
-
Sebuah Digital Perangkat yang membentuk
ulang, atau melakukan kombinasi dari salah satu fungsi pada sinyal input
digital atau transmisi ulang
-
Repeater bekerja pada lapisan fisik,
dilapisan pertama dari model OSI.
Kelemahan
-
Repeater Harus diletakkan ditempat yang tinggi
-
Memperpanjang jarak fisik jaringan
-
Khusus terhubung media yang berbeda
2. Bridge
Bridge
atau network bridge yang dalam istilah bahasa Indonesia disebut dengan
jembatan jaringan merupakan sebuah komponen jaringan yang banyak
dipergunakan untuk memperluas jaringan atau membuat segmen jaringan.
Bridge
mampu menghubungkan sesama jaringan LAN
(Local Area Network) komputer. Selain itu, bridge juga digunakan untuk
mengubungkan tipe jaringan komputer yang berbeda seperti Ehernet.
Bridge akan memetakan alamat Ethernet dari setiap titik yang ada pada
masing-masing segmen jaringan kemudian menyeleksi dan hanya memperbolehkan
perpindahan data yang diperlukan melalui jaringan.
2. Fungsi Bridge
Secara umum, bridge adalah alat yang
berfungsi untuk menghubungkan dua jaringan. Bridge juga berfungsi untuk memecah
satu jaringan yang besar menjadi dua jaringan lebih kecil sehingga akan
meningkatkan performa jaringan
.
Fungsi bridge lainnya secara detail
dapat dijabarkan dalam beberapa poin berikut :
-
Sebagai Penghubung Dua Jaringan di Tempat Jauh
- Otonomi dari Masing-masing Jaringan
- Untuk Mengakomodasi Beban Jaringan.
3. Cara Kerja Bridge
. Untuk memahami cara kerja bridge, bridge dapat diibaratkan
seperti ‘repeater yang cerdas’. Repeater bekerja dengan cara menerima sinyal
yang datang dari sebuah kabel jaringan, melakukan amplifikasi pada sinyal
tersebut, kemudian mengirim sinyal tersebut ke kabel jaringan lainnya
. Repeater
melakukan kerjanya ini secara buta tanpa memperhatikan isi pesan yang
terkandung dalam sinyal tersebut. Kontras dengan kerja repeater, bridge
merupakan alat yang sedikit lebih cerdas. Bridge mampu memahami isi dari sinyal
yang datang. Bridge mampu menerima sinyal dan secara otomatis menemukan alamat
tiap-tiap komputer di dua jaringan yang terhubung melalui bridge.
Kemudian bridge juga mampu memilah pesan yang datang dari
satu sisi jaringan, kemudian melakukan broadcast di jaringan lainnya,
namun jika dan hanya jika sinyal pesan dari satu jaringan tersebut memang
ditujukan untuk diinfokan pada jaringan yang lain.
4. Kelebihan Dan Kelemahan
Kelebihan
-
Mempermudah
Proses Monitoring pada sebuah jaringan
-
Dapat
membantu keamanan data dari sebuah organisasi
Kekurangan
-
Bridge
tidak dapat memblokir paket Broadcast
-
Menambah
Delay pada jaringan
-
Bridge
hanya mempunyai satu broadcast domain
-
Bila
alamat yang diterima tidak dikenal oleh Bridge, maka dapat disiarkan berita ke
jaringan segmen
3. Network Interface Card ( NIC )
1.
Pengertian
Network Interface Card ( NIC )
NIC
merupakan sebuah perngkat keras jaringan, yang secara fisik berbentuk seperti
sebuah kartu ekspansi, yang memungkinkan setiap komputer dapat terhubung dengan
suatu jaringan dengan menggunakan kabel jaringan. NIC (Network Interface
Card) ini juga memiliki beberapa istilah lainnya, seperti Kartu Jaringan (Network
Card), LAN Card (baca juga: fungsi
LAN card) dan juga Ethernet Card.
NIC
dipasangkan pada sebuah slot yang tedapat di dalam motherboard komputer. Saat
ini seluruh jenis motherboard yang ada di dunia sudah mendukung slot untuk
ekpansi NIC ini, jadi tidak ada alasan bagi sebuah produsen komputer untuk
tidak menanamkan NIC di dalam komputer produksinya. NIC ini menggunakan port
yang dikenal sebagai port RJ – 45, yang mana berfungsi sebagai port dalam
menghubungkan kabel ataupun antenna wireless di dalam sebuah komouter, agar
komputer tersebut bisa terhubung ke dalam jaringan.
2.
Fungsi
Network Interface Card ( NIC )
-
Sebagai media
pengirim data dari satu komputer ke komputer lainnya
-
Sebagai
pengontrol data flow antar komputer yang menggunakan sistem kabel jaringan
-
Menerima data
dari komputer lain
-
Menterjemahkan
data menjadi bentuk bit, sehingga dapat dimengerti oleh komputer penerima
Tidak ada komentar:
Posting Komentar